Strategi Manajemen Masjid untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Jamaah
Takmir masjid akan menyusun program yang fokus pada keinginan jamaah. Pelibatan jamaah tidak hanya dilakukan secara offline, tetapi juga online. Oleh karena itu, penting bagi takmir masjid untuk menggunakan teknologi terkini. Simak strategi pengelolaan masjid untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah.
Fungsi Manajemen Masjid
Fungsi manajemen memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana. Berikut penjelasan dari 4 fungsi manajemen yang utama.
1. Perencanaan
Perencanaan merupakan kegiatan untuk menyusun acara yang akan diselenggarakan dalam jarak waktu tertentu. Selain acara dan praktiknya, perencanaan juga membahas cara merealisasikan acara dan tindakan apa yang diambil dalam situasi tertentu. Rencana program dibuat secara strategi dan terukur.
2. Pengorganisasian
Pada fungsi ini, pengurus masjid akan mengelompokkan berbagai program berdasarkan pertimbangan tertentu dan mempersiapkan fasilitas yang diperlukan. Selain kewajiban dalam program, pengorganisasian juga mengatur pembentukan struktur kepengurusan beserta kerjanya yang jelas, efektif, dan efisien.
3. Pelaksanaan
Pelaksanaan merupakan aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh pengembang jabatan, baik dalam kepengurusan maupun dalam jalannya program. Pelaksana akan mengarahkan dirinya atau orang lain untuk melakukan tugasnya. Tujuan pelaksanaan adalah terwujudnya manfaat dari kegiatan yang dilakukan.
4. Pengawasan
Pengawasan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai rencana. Pengawasan melibatkan pemeriksaan standar yang ditetapkan dan evaluasi. Tujuan lain dari pengawasan adalah memastikan tidak adanya kesalahan, tidak adanya penghamburan sumber daya, dan mencegah berbagai penyimpangan.
Strategi Manajemen Masjid untuk Pelayanan Jamaah
Delapan strategi manajemen ini bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah.
1. Kelola Aset dengan Baik
Strategi pengelolaan masjid yang sederhana, tetapi bisa membuat jamaah betah adalah pengelolaan fasilitas masjid yang baik. Manajemen aset tentu merupakan inti dari upaya meningkatkan atau mempertahankan fasilitas masjid yang ada. Memastikan aset masjid selalu prima adalah hal yang utama.
2. Transparansi Keuangan
Manajemen masjid yang baik menghadirkan realisasi transparansi dan akuntabilitas keuangan yang tinggi. Rilis laporan keuangan ke publik secara berkala agar mereka mengetahui pendanaan dan pengeluaran masjid. Dengan demikian, pengurus masjid akan memiliki kredibilitas tinggi di mata mereka.
3. Gunakan Dana dengan Efektif
Dana infak atau sumbangan bukan “tabungan” murni yang disimpan untuk kemakmuran masjid di masa depan. Dana terus harus digunakan atau diputarkan dengan efektif. Penyusunan program dengan dana yang tersedia harus dilakukan dengan baik sehingga pengeluaran dana benar-benar bermanfaat.
4. Program Dakwah
Strategi manajemen masjid harus menjadikan program dakwah sebagai program yang utama. Program dakwah sederhana yang bisa disusun adalah pengajian rutin dan kajian khusus. Program ini melibatkan jamaah dari berbagai kalangan. Program dakwah juga bertujuan memperdalam pemahaman agama.
5. Program Pendidikan
Selain dakwah, program strategis masjid lainnya adalah program pendidikan yang melibatkan anak-anak dan remaja. Program seperti sekolah agama dan kursus membaca Al-Qur’an bisa direncanakan. Program bersifat jangka panjang lain yang bisa dilaksanakan adalah pembentukan organisasi remaja masjid.
6. Penyaluran Bantuan
Masjid bisa menjadi pusat penyaluran bantuan, baik yang sifatnya dari dalam maupun dari luar. Selain menyalurkan sumbangan dari infak dan donasi, masjid juga bisa menyalurkan dari donatur khusus. Kegiatan ini akan menumbuhkan ikatan emosional antara jamaah/penerima sumbangan dengan masjid.
7. Pemberdayaan Umat
Masjid tidak harus selalu menghadirkan program yang berkaitan dengan keagamaan. Mereka juga bisa melaksanakan program pemberdayaan yang akan meningkatkan kapasitas umat di bidang sosial dan ekonomi. Program pemberdayaan ini akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial.
8. Manfaatkan Teknologi
Strategi pengembangan masjid harus melibatkan pemanfaatan teknologi terkini. Teknologi akan membantu terwujudnya tujuan manajemen masjid yang efisiensi dan transparansi. Selain bermanfaat untuk manajemen, teknologi juga membantu pengurus masjid untuk lebih mudah menjangkau jamaahnya.
Opini dan ide program untuk jamaah bisa didapatkan dari interaksi langsung dengan mereka. Interaksi bisa dilakukan tanpa bertatap muka dengan memanfaatkan media sosial dan website. Website masjid bisa menampung ide, kritik, saran, dan opini jamaah tentang program-program yang dijalankan masjid.
Strategi manajemen masjid lebih mudah dilaksanakan dengan aplikasi manajemen masjid buatan emasjid.id. Pemakaian aplikasi merupakan bukti pemanfaatan teknologi dalam kegiatan masjid. Aplikasi tersebut turut membantu masjid menghasilkan pelayanan jamaah yang berkualitas tinggi.